Pages

Minggu, 21 September 2014

Kneedown dan Body Position pada Cornering

Apakah cornering itu memang harus kneedown? Tentu tidak. Esensi cornering adalah tentang menangani tikungan dengan baik, masuk dan keluar tikungan secara efisien dan aman. Adapun kneedown atau ‘knee draging’ hanyalah satu aspek kecil dari teknik cornering. Karena menikung dengan baik tidak selalu harus merebahkan motor semiring-miringnya atau sampai dengkul nempel ke aspal.

Tentu jangan dibandingkan dengan pro-racer atau pembalap beneran yg suka kita tonton di tv. Kneedown buat mereka bukan lagi hal aneh atau istimewa. Mereka sering memakai teknik kneedown secara natural, karena level kecepatan dan tipe tikungan yang memang menuntut mereka harus kneedown. Ada juga yg menyebutkan kneedown digunakan pembalap untuk mengukur seberapa jauh kemiringan motor (lean angle).



 MACAM RAGAM GAYA MENIKUNG
 
Oke, untuk bisa kneedown diperlukan posisi badan yang tepat. Itu kesimpulan awalnya. Tapi gimana sih sebenernya posisi badan yang tepat saat menikung? Dan body position yang tepat itu seperti apa? Jawabannya ternyata memang gak eksak. Setiap rider bisa saja mengadaptasi gaya menikung sesuai postur tubuh ataupun seleranya masing-masing. Misalnya seperti yang ditunjukan oleh gambar populer yang banyak ditemukan diberbagai forum cornering lovers, sebagai berikut:

Teknik Cornering Dasar Untuk Pemula

Menikung atau Cornering adalah sebuah aspek dasar dari riding skill yang memang seharusnya dikuasi oleh setiap pengendara roda dua. Jadi bukan soal gaya gayaan atau "eksyen" semata. Didalamnya termasuk ada braking skill, body position, focus, concentration, dsb. Untuk kemampuan tingkat advance seperti itu mungkin hanya yang sudah ahli dan berpengalaman lah yang menguasai. Tapi bukan berarti kita sebagai rider harian yang awam 'cornering' tak perlu mengetahui, setidaknya kita juga perlu mengerti dan melancarkan dasar dasarnya. Saya sadar bahwa sekedar tahu teori saja tidaklah cukup, perlu praktek dan latihan secara cukup rutin untuk bisa terbiasa menerapkannya.

Panduan dasar untuk menikung berikut ini saya sarikan dari berbagai sumber: